Bagaimana perasaanmu jika ada seorang pria yang -tanpa disadari- selama lima jam menceritakan tentang ketiga anak perempuannya. Mulai dari anak pertamanya yang ia hapal betul berapa jumlah lelaki yang pernah dibawanya kerumah. Tentang anak kedua yang terlalu dekat dengan ibunya, yang bahkan diam-diam dia selalu merasa khawatir jika setelah menikah kelak, si pangais bungsu tidak bisa jauh dari ketiak ibunya. Lalu si bungsu, yang si bapak pikir anak paling mandiri karena bisa pergi ke Bandung sendiri di usianya yang masih dini. Bagaimana perasaanmu jika ada seorang pria yang usianya lebih dari setengah abad hapal betul tanggal lahir ketiga anak perempuannya. Bahkan tanpa diminta pun dia akan memberitahumu hari, tanggal, bulan dan tahun dalam masehi dan hijriah ketiga anak perempuannya. Lalu dia akan bercerita di jam berapa anaknya melihat dunia, bahkan tentang filosofi dari nama anak perempuannya. Bagaimana perasaanmu jika selama percakapan, kamu merasa bahagia sekaligus sedih. Lal...