Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Bunuh Diri?

Beberapa hari terakhir ini kembali ditemukan seorang pria tewas gantung diri. Yap, kembali. Kamu tahu artinya itu? Masalah ini bukan yang pertama kalinya terjadi, bahkan di kota "sekecil" Sukabumi. Setahuku ini kasus ketiga yang terjadi di tahun ini dalam ruang lingkup kecil, hanya sebatas Nyalindung-Sukabumi yang perjalanannya saja cuman satu jam, tapi dalam waktu satu tahun sependek perjalanan itu, udah ada tiga orang lelaki yang gantung diri. Itu kasus yang gantung diri aja loh, belum ditambah kasus bunuh diri dengan cara lain. Bahkan di satu kasus, seorang yang bunuh diri itu, sebelum dia bunuh diri, dia bunuh dulu anaknya yang masih kecil setelah anaknya meninggal lalu dia yang gantung diri. Wah, horor sih ini. Jadi, apa penyebab mereka bunuh diri? Sebenarnya karena lokasi mereka nggak jauh dari rumah, tanpa membaca artikel dari mana pun pasti lebih banyak selentingan sana sini sih, dan aku selalu malas kalau ngobrol mengenai topik yang lagi panas. Tunggu dingin dulu ...

Entah Kali ke Berapa

Lalu bagaimana, jika aku merasa tak mengenali diriku sendiri setelah mengalami perubahan yang selama ini aku ingini?! Lalu bagaimana, setelah aku menginginkan perubahan namun justru aku merindukan diriku yang dulu?! Lalu bagaimana, setelah meng-amini doa-doa yang pernah terpanjat aku justru menyesalinya?! Lalu, bagaimana?!

Menghidupi Hati

J adi beberapa hari yang lalu aku bertemu lagi dengan seorang teman dekat yang baru saja beberapa minggu lalu resign. Sepenilaianku sih, dia seorang workaholic, lincah, cekatan, cerdas dan gak tau malu. Di pekerjaan, dia selalu menjadi "tumbal" anak-anak dalam hal apapun. Kalau ada masalah dan kita harus lapor atasan, kita gak pernah ribut nuduh-nuduh harus siapa yang bilang karena dipaksa atau tidak pasti harus dia yang pasang badan duluan. Pokoknya dia sangat bisa diandelin dalam urusan gak enak. Wk. Dia baik tapi, jago ngomong juga, humble dan skill dia di kerjaan emang bagus sih dibanding aku dan yang lain. Ah sudah, kucukupkan saja sesi memuji dia , karena dia orangnya kepo parah, dan aku tau suatu saat dia akan membaca ini.  :p Terlepas dari bermanfaatnya dia di lingkungan sosial dan pekerjaan. Aku mau jadikan alasan dia resign sebagai reminder for my self, iya dia resign bukan untuk dia tapi untuk palestine. Loh kenapa? Hubungannya apa? Jadi dia bekerja di salah s...