Langsung ke konten utama

Nak, Ini Bapak!


Nak, ini bapak!
Bapak adalah orang pertama yang berbicara padamu lewat kumandang adzan yang bapak lantunkan di telingamu subuh itu. Kamu mendengarkannya dengan tenang. Bapak dan Bibu berharap kelak pun kau tidak mengabaikan panggilan sholat itu.

Nak, bapak adalah orang yang paling sabar yang pernah bibu temui. Bapak harus berjuang menahan rindu untuk bertemu denganmu sewaktu kamu masih di perut bibu, bahkan sembilan bulan setelah kamu terlahir. Seminggu sekali bapak harus bolak-balik Bogor-Sukabumi untuk bertemu denganmu, anak kebanggaan kami.

Nak, jangan buat bapak marah, ya! Karena bapak tidak bisa marah. Tapi jika terlanjur kamu buat bapak marah, segera minta maaf sembari buatkan kopi hitam kesukaan bapak. Berbicaralah berdua di teras belakang, sembari menyesapi aroma kopi masing-masing dan berbicara dari hati ke hati.

Nak, jika bapak selalu bilang kamu harus selalu nurut sama bibu, maka bibu cuman ingin kamu nurut sama bapak. karena segala nasehat bapak adalah pegangan hidup untuk kamu kelak, dan bibu yakin semua yang dikatakan bapak padamu adalah hasil merenungnya, hasil berpikirnya dan hasil pengalamannya.

Nak, bibu mau kamu selalu menomorsatukan bapak setelah bibu, kamu harus menyayangi bapak, dan menjadikan bapak sebagai role model kamu, jika kamu sudah besar, badanmu lebih tinggi dari bapak, lebih besar dari bapak, ototmu kekar, rambutmu (mungkin) gondrong, badanmu (mungkin) tatoan, jangan pernah malu bilang bahwa kamu sayang sama bapak, ya. Tetap seperti anak laki-laki bibu yang manis yang selalu bilang I Love You seperti sekarang. Meskipun kadang jokesnya garing, tapi dia superhero pertama kamu.












 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Permintaan Maaf di Masa Depan

Nak.     Jika belasan tahun atau bahkan puluhan tahun lagi kamu membaca ini, dan kamu sedang marah dan benci padaku, ibumu.            Nak, setiap malam sebelum tidur kamu selalu menatap langit-langit kamar cukup lama, dalam termenungmu kadang kita menceritakan banyak hal. Biasanya bibu akan menanyakan lagi apa saja yang kamu makan, kemana kamu pergi, bermain apa dan dengan siapa. Lalu kamu pun akan menceritakan berulang-ulang hal yang sebenarnya sudah bibu tahu jawabannya karena 24/7 kamu selalu berada di dekat bibu.      Setiap selesai kamu bercerita bibu selalu meminta maaf kepadamu, atas perlakuanku padamu pada hari itu yang kadang di luar kendaliku, maka malam sebelum tidur adalah waktu yang bibu rasa tepat untuk meminta maaf kepadamu. Salah ataupun tidak salah yang bibu lakukan, setiap malam bibu akan selalu meminta maaf kepadamu. Bukan karena bibu ingin merendahkan diri di depan kamu dengan selalu minta maaf, tapi h...

Habil Ngompol!

Kemarin, dua hari berturut-turut Habil terus-terusan ngompol. Bangun tidur, siang, sore terus aja nahan pipis sampe ngompol. Memang bukan tipe ngompol yang jibrug sampe berceceran di lantai, cuman ada beberapa tetes di celana dalam, tapi tetep aja itu bikin jijik, bikin kesel.  Dua hari berturut-turut juga akhirnya Bibu cuci selimut, sprei, jemur kasur, ngepel dan cuci-cuci yang lain sendirian, sampe Bibu ngomel terus peringatin Habil biar gak ngompol. Beberapa menit sekali, ngajak Habil pipis ke kamar mandi, padahal Habil lagi gak mau pipis. Terus-terusan bilang, Habil jangan ngompol lagi ya nanti malam, awas kalau ngompol. Sampe malem harinya, Habil gak bisa tidur, Bibu juga deg-degan takut banget Habil ngompol. Ditanya kenapa Habil gak tidur, dijawab gak apa-apa tapi Habil terus-terusan minta dianter ke kamar mandi buat pipis, sampe di kamar mandi ternyata gak pipis. Begitu terus sampe beberapa kali. Akhirnya Bibu sadar, Habil juga mungkin takut, Habil takut ngompol lagi karena ...

Entah Kali ke Berapa

Lalu bagaimana, jika aku merasa tak mengenali diriku sendiri setelah mengalami perubahan yang selama ini aku ingini?! Lalu bagaimana, setelah aku menginginkan perubahan namun justru aku merindukan diriku yang dulu?! Lalu bagaimana, setelah meng-amini doa-doa yang pernah terpanjat aku justru menyesalinya?! Lalu, bagaimana?!